Banyumas Masih Kurang Guru

PURWOKERTO: Di Kabupaten Banyumas saat ini masih kekurangan guru, terutama disejumlah desa. Realita itu tidak sesuai dengan pernyataan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menyebutkan Indonesia kelebihan guru, tidak sesuai dengan kenyataan di Kabupaten Banyumas.

Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Takdir Widagdo saat dihubungi KRJogja.com menjelaskan, sesuai data di Kantor Pendidikan Kabupaten Banyumas, di Banyumas masih kekurangan guru sekitar 800 orang.”Untuk mengatasi kekurangan guru di sejumlah desa pihak SD dan komite terpaksa harus merekrut guru wiyata bhakti atau honorer yang pembayaran menjadi tanggungjawab sekolah atau komite”, tegasnya, Rabu (19/06/2013).
Dijelaskan, penghitungan Kemendikbud terkait jumlah guru di Indonesia lebih, kemungkinan berbeda dengan PGRI, pemerintah hanya menghitung jumlah guru saja, tidak menggunakankan standarisasi menyusaikan dengan jumlah siswa yang ada, dan tidak menghitung pemerataannya.
Seharusnya penghitungan guru itu harus menyeusaikan jumlah rombongan belajar (rombel), sebagai contoh di SD, minimal harus ada enam guru ditambah satu kepala sekolah, bahkan kalau dihitung dengan jumlah mata pelajaran akan melebihi. Namun kenyataan di Banyumas, masih banyak SD yang kekurangan guru terutama di desa. (Dri/krjogja.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s